Modul 2. Alur Program Delphi 7.0

Oleh : Ahmad Rizal Abidin, M.Kom

 Pernyataan Percabangan
Terdapat dua macam pernyataan percabangan bersyarat yang dapat digunakan, yaitu if Dan Case

 Percabangan Bersyarat if – then – else
Digunakan untuk menjalankan suatu pernyataan atau suatu blok pernyataan, tergantung pada nilai yang diuji.

Contoh Penulisan :
If then
Atau
If then else

 CASE … OF … : Pemilihan N kasus
Digunakan untuk kondisi dengan banyak pencabangan. Syarat pencabangan pada bentuk ini hanya boleh melibatkan satu buah parameter dengan tipe data bukan Real. Pemeriksaan kondisi di sini lebih tepat disebutkan dalam hubungan relasi samadengan (=). Dengan demikian bila parameter bernilai tertentu maka dilakukan suatu aksi terkait, bila bernilai lain maka dilakukan aksi yang lain juga, demikia seterusnya.
contoh penulisan :
Case Of
: ;
: ;

: ;
Else

End;

 Pernyataan Pengulangan
Dalam menyelesaikan masalah, terkadang kita harus melakukan suatu proses yang sama lebih dari satu kali. Untuk itu perlu dibuat suatu algoritma pengulangan. Pascal memberikan tiga alternatif pengulangan, yaitu dengan For, While, atau Repeat. Masing-masing memiliki karakteristik, yang akan dipelajari pada modul ini. Ada dua hal yang penting dalam melakukan merancang perintah pengulangan, yaitu:
• Inisialisasi awal.
• Nilai akhir pengulangan atau kondisi berhenti

 Pengulangan While … do
Pernyataan ini bertugas mengulang satu pernyataan atau suatu blok pernyataan atau selama (while) suatu kondisi (syarat) bernilai true. Penulisannya adalah sebagai berikut :
while do
Program akan menguji
 jika bernilai false, maka tidak dilaksanakan dan perulangan berhenti, kemudian menjalankan baris berikutnya.
 Jika bernilai true maka pernyataan akan dilaksanakan satu kali.

 Pengulangan Repeat…Until
 Pengulangan ini sama dengan while do, dan biasanya digunakan jika jumlah pengulangan belum dapat ditentukan pada saat program ditulis.
 Perbedaan dengan while do adalah kondisi dicek pada awal blok sementara untuk repeat… until dicek pada akhir blok
 Perbedaan lainnya adalah while do mengulang pernyataan selama kondisi masih terpenuhi, tetapi pernyataan repeat … until hanya akan mengulang pernyataan selama kondisi belum terpenuhi.
 Pada repeat … until dapat melakukan pengulangan lebih dari satu pernyataan, baik yang berupa kumpulan pernyataan tunggal atau kumpulan blok pernyataan. Jadi bagian yang diulang adalah segala sesuai yang berada antara pernyataan repeat…until.

 Pengulangan For … do
 Pengulangan ini paling sederhana digunakan untuk melaksanakan pengulangan satu pernyataan atau satu blok program beberapa kali yang ditentukan oleh nilai awal dan nilai akhir. Dengan kata lain, jumlah pengulangan yang akan dikerjakan sudah diketahui.
 For := to do ;
 Atau
 For := downto do ;

 SUBRUTIN
Subroutin terdiri dari dua yaitu procedure dan fungsi, kedua subrutin ini berisi beberapa pernyataan yang berfungsi untuk melakukan tugas tertentu. Perbedaan dari kedua subrutin tersebut adalah bahwa fungsi (function) selalu mengembalikan suatu nilai setelah dipanggil sedangkan prosedure (procedure)tidak

 Procedure
merupakan bagian program yang melaksanakan program tertentu pada saat dipanggil dan kembali ke bagian pemangilnya.
contoh penulisannya :
Procedure nama_proc (Parameter1, parameter 2, …);
begin

end;
atau
Procedure latih (A : string);
begin

end;

 Function
Merupakan bagian program yang melaksanakan proram tertentu pada saat di panggil dan kembali ke bagian pemanggilnya dengan menghasilkan sebuah nilai. Contoh penulisannya :
function Nama_func (Paramater1, parameter2, .. ):Tipe;
Begin

end;
atau
function latihan(A : Integer) : real;
begin

end;

 UNIT
 Sebuah program dibangun berdasarkan modul kode-kode program yang disebut dengan unit. Setiap kita membuat sebuah form, unti akan dibuat dengan sendirinya. Unit tersebut berfungsi untuk mengatur serta mengendalikan segala sesuatu yang berhubungan dengan form.
 Unit memungkinkan bagi kita untuk membagi program yang besar menjadi modul-modul yang dapat disunting secara terpisah. Unit jenis ini dapat berisi kumpulan function atau procedure yang telah dikompilasi yang dapat dipakai program aplikasi lain.

Advertisements

Modul 1. Dasar Pemograman Delphi 7

Oleh : Ahmad Rizal Abidin, M.Kom
4checks.com-Free Shipping and Handling on All Personal Checks with code DWF008
Borland Delphi 7 merupakan bahasa pemrograman berbasis Windows. Delphi 7 dapat membantu untuk membuat berbagai macam aplikasi yang berjalan di sistem operasi Windows, mulai dari sebuah program sederhana sampai dengan program yang berbasiskan client/server atau jaringan. Delphi, termasuk aplikasi yang dapat digunakan untuk mengolah teks, grafik, angka, database dan aplikasi web.

Berikut ini sebagian kecil dari banyak kelebihan Borland Delphi 7 :
Berbasis Object Oriented Programming (OOP). Setiap bagian yang ada pada program dipandang sebagai suatu object yang mempunyai sifat-sifat yang dapat diubah dan diatur.
Satu file .exe. Setelah program dirancang dalam IDE (Intergrated Development Environment) Delphi, Delphi akan mengkompilasinya menjadi sebuah file executable tunggal. Program yang dibuat dapat langsung didistribusikan dan dijalankan pada komputer lain tanpa perlu menyertakan file DLL dari luar. Ini merupakan sebuah kelebihan yang sangat berarti.
Borland Delphi 7 hadir bersama Borland Kylix 3 yang berbasiskan Linux, sehingga memungkinkan programmer untuk membuat aplikasi multi-platform.

Memulai Delphi 7
Langkah awal untuk menjalankan program Borland Delphi 7, adalah sebagai berikut :
Klik tombol Start yang terletak pada bagian Taskbar.
Pilih menu Programs 4 Borland Delphi 7, kemudian klik Delphi 7.
Akan tampil sebuah splash screen Borland Delphi 7. Tunggulah beberapa saat sampai program Borland Delphi 7 tampil memenuhi layar monitor.
Bidang kerja Intergrated Development Environment (IDE) Delphi 7 akan tampil memenuhi layar monitor Pada bidang inilah programmer dapat menumpahkan kreativitasnya dalam membuat program.

Langkah Awal Pembuatan Project
Pilih menu File New Application sehingga pada lembar kerja Delphi akan tampak sebuah form kosong.
Simpan rancangan project aplikasi yang masih kosong tersebut dengan perintah File Save All sehingga tampil kotak dialog Save Unit1 As. Pada bagian ini yang perlu diperhatikan bahwa direktori penyimpanan file harus diubah pada bagian Save in.
Selanjutnya masukkan nama unit pada bagian File Name dengan catatan nama unit tidak boleh sama dengan nama Form Designer, kemudian klik Save.
Kotak dialog berikutnya yang akan muncul adalah kotak dialog Save Project1 As. Kotak dialog ini digunakan untuk menentukan nama file Project yang diinginkan.

Setelah file Unit dan Project disimpan, maka delphi akan membentuk file-file dengan ekstensi berikut ini :
.dpr file Project yang berisi program utama dari aplikasi.
.pas file Unit yang digunakan untuk menangani kejadian (event) pada form.
.dfm file Form yang berisi daftar komponen berikut properti-propertinya.
.res file Resources yang berisi sebuh icon yang digunakan oleh project.
.dof file Options merupakan file yang berisi option-option dari suatu project yang dinyatakan melalui perintah Options dari menu Project.
.dcu file Unit Object merupakan file unit (.pas) yang telah dikompilasi oleh compiler yang akan dihubungkan dengan file eksekusi.
.exe file Executable yang dibentuk oleh kompiler dan merupakan file eksekusi (executable) dari program aplikasi.

Dengan menekan Tombol Ctrl + F12 atau Klik Menu View, Lalu Klik Unit maka akan ditampilkan :

Klik Prjakademik, lalu klik OK, maka akan ditampilkan program sumber dari file Prjakademik.dpr sebagai berikut :

program Prjakademik;
uses
  Forms,
  Uakademik in 'Uakademik.pas' {Form1};
{$R *.res}
begin
  Application.Initialize;
  Application.CreateForm(TForm1, Form1);
  Application.Run;
end.

Berikut ini sumber dari File Akademik.pas :

unit Uakademik;
Interface
uses
  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
  Dialogs;
type
  TForm1 = class(TForm)
    procedure FormCreate(Sender: TObject);
  private
    { Private declarations }
  public
    { Public declarations }
  end;
var
  Form1: TForm1;

Implementation
{$R *.dfm}
procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
Begin
end;
end.

Penjelasan Listing Uakademik.pas
Sebuah unit ditandai dengan kata kunci unit yang diikuti nama unit dan diletakkan pada baris pertama.
Pada dasarnya unit terdiri dari dua bagian utama, yaitu Interface dan Implementasion.
Interface, merupakan tempat untuk mendeklarasikan kelas, prosedure, variabel global atau konstanta global.
Implementation, bagian yang berisi implementasi kelas, prosedur atau fungsi yang dideklarasikan pada bagian interface
Komponen Borland Delphi
Untuk dapat membuat program aplikasi, programmer harus meletakkan komponen- komponen yang diambil dari component palatte serta mengatur tata letak komponen-komponen tersebut pada bagian form designer.
1. Meletakkan komponen pada form designer.
2. Mengubah Properties komponen.
3. Mengubah komponen Event
4. Jenis-jenis komponen standar Delphi 7.

Component, Property, Method, Event
Component merupakan sebuah objek pada Palette, : Objek adalah sebuah komponen dalam Component Palette, atau sesuatu yang dibuat melalui kode-kode / bahasa pemrograman
Property adalah sebuah nama/variabel milik sebuah objek/komponen misal Caption, Text yang dapat diubah nilai baik melalui object Inspector atau melalui program.
method adalah sebuah function/fungsi yang tergabung dalam sebuah objek. Contoh ListBox (dapat berarti sebuah array of strings) yang memiliki Method (Clear) yang membuat Listbox tersebut menjadi kosong.
Event adalah sebuah aksi pengguna (User Action) misal Mouse Click, KeyPressed. Setiap Events diawali dengan kata ‘On’.
Contoh :
Nama event Nama method
OnClick .. Button1Click(Sender : Tobject)
OnKeyDown .. Button1KeyDown(Sender : Tobject)
OnMouseMove .. Button1MouseMove(Sender : Tobject)

@Ahmad
Selamat MEncOba…

Materi yang berhubungan :
Modul 1. Dasar Pemograman Delphi 7
Modul 2. Alur Program Delphi 7.0
Modul 3. Membuat Database dengan Menggunakan Microsoft Acces 2007
Modul 4. Membuat Menu Pada Delphi 7.0
Modul 5. Membuat Form Penerbit pada Delphi 7.0
Modul 6. Membuat Form Anggota pada Delphi 7.0
Modul 7. Membuat Form Buku pada Delphi 7.0
Modul 8. Membuat Form Transaksi Peminjaman Buku pada Delphi 7.0
Modul 9. Membuat Form Transaksi Pengembalian Buku pada Delphi 7.0 + MS. Access 2007
Modul 10. Membuat Nomor peminjaman secara otomatis pada Form Transaksi Peminjaman Buku pada Delphi 7.0 + MS. Access 2007
Modul 11. Membuat Report dengan Rave
Modul 12. Membuat Report dengan Rave + Delphi 7